Postingan

Puisi: April (Karya Kirdjomuljo)

April kenangan buat Lorca Secepat kedatangan bulan April cintaku kembali dalam diri membersit, sewarna hijau alam melingkar,…

Puisi: Angin Pagi (Karya Kirdjomuljo)

Angin Pagi (1) Yang pertama kuingat dan terakhir kulupakan adalah kau Ibu Berkali kubuat dosa dan noda tidak kuterima selain cinta dan …

Puisi: Menjadi Lumba-Lumba (Karya M. Aan Mansyur)

Menjadi Lumba-Lumba Aku pernah punya mimpi. Kau menulis angka-angka penanda di bahuku, semacam tato permanen. Aku juga menulis angka-angka serupa di …

Puisi: Langkah (Karya Abdul Wachid B. S.)

Langkah (- Prof Suyitno UNS) seorang lelaki tidak pernah menduga ia akan sampai pada ruang dan waktu yang bernama guru samalah halnya seb…

Puisi: Pernyataan Cinta (Karya Abdul Wachid B. S.)

Pernyataan Cinta Percintaan kita, sayang Tak dapat diungkapkan Di tempat sembarang Tapi kenapa demikian? Kau- aku ingin pacaran Berm…

Puisi: Pulang (Karya Abdul Wachid B. S.)

Pulang aku ingin pulang bersama kehidupan bersama bidadari surgawi berparas segar lalu menyaksikan lagi b…

Puisi: Udara (Karya Abdul Wachid B. S.)

Udara cinta mengenali dirimu seirama tarikan napas ketenangan yang sempurna udara bersama cahaya memenu…

Puisi: Burung (Karya Abdul Wachid B. S.)

Burung Sebagai burung aku pun rela kau sangkarkan dan kau tenggerkan di atap rumah atau di ketinggian sebatang bambu atau di dah…
© Sepenuhnya. All rights reserved.