Postingan

Puisi: Dalam Sakit (Karya Sapardi Djoko Damono)

Dalam Sakit waktu lonceng berbunyi percakapan merendah, kita kembali menanti-nanti kau berbisik: siapa lagi akan tiba siapa lagi menjemput…

Puisi: Kepada Tuhan (Karya Ajip Rosidi)

Kepada Tuhan Tuhan . Kulihat tangan-Mu mengulur gemetar dalam mata anak yang lapar. Dan perut-Mu melilit Dalam permainan licik bandit-bandit. Tubuh-M…

Puisi: Moranbong, Pyongyang (Karya W.S. Rendra)

Moranbong, Pyongyang Aku akan tidur di rumputan di tepi kolam. Sementara undan dan belibis berenangan. Lihatlah, aku berdosa. …

Puisi: Memandang Kehidupan (Karya Ajip Rosidi)

Memandang Kehidupan Memandang relung- relung  kehidupan Aku tak tahu pasti Apakah mungkin menjadi Seorang tua yang tenang…

Puisi: 12 Mei 1998 (Karya Taufiq Ismail)

12 Mei 1998 (Mengenang Elang Mulya, Hery Hertanto, Hendriawan Lesmana dan Hafidhin Royan) Empat syuhada berangkat pada suatu malam,     gerimi…

Puisi: Definisi Tuyul (Karya F. Rahardi)

Definisi Tuyul (Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang disusun oleh Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Depart…

Puisi: Eksposisi Kota Tua (Karya Abdul Wachid B. S.)

Eksposisi Kota Tua (Bersama Ahmad Dja’far Sudjatmiko) "Apa yang kau pikirkan tentang kota tua ini?" Kau diam menatap tugu hati …

Puisi: Batuk (Karya Ook Nugroho)

Batuk Jauh di bawah rongga Ada suara bertalu-talu Seorang yang lama menunggu Terus menggedor mencari pintu keluar Kalau saja aku bisa menolongnya -- …

Puisi: Mencahari (Karya Rustam Effendi)

Mencahari Bersalut ratna diselang emas berhari-hari,     Itulah kalung perjalanan hidupku; membenturkan kesenangan cahaya nubari.     Tiada…
© Sepenuhnya. All rights reserved.