Puisi: Warisan (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Warisan kuterima luka ini bagai ibu bagai kakek bagai datukdatukdatukdatukku . . . mendapatkannya tik tik …
Puisi: Munajat (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa) Munajat Sepucuk surat yang tersimpan dari balik harapan yang buru-buru dikirimkan sewaktu hari menawarkan secangkir kecemasan. Sura…
Puisi: Secangkir Harapan (Karya Aspar Paturusi) Secangkir Harapan ada secangkir harapan siapa yang duluan minum kau, aku atau siapa saja? ada secangkir harapan mungkin terjadi rebutan bila itu cang…
Puisi: Semata Cahaya (Karya Dimas Arika Mihardja) Semata Cahaya Menit meniti malam, kau berbisik pelan "Tulis puisi untuk aku!" Lalu jemari puisi pun menari di cerlang cahaya Aku …
Puisi: Cahaya Kecil (Karya Soni Farid Maulana) Cahaya Kecil di ujung dermaga seseorang menanti ia jatuh cinta pada cahaya kecil di bola matamu. Dicatatnya harum rambutmu dalam tujuh larik puisi ya…
Puisi: Cahaya (Karya L.K. Ara) Cahaya Cahaya di depan Bumi Asih Pagi ini gemetar Bagai tak sabar Menyaksikanmu melintas Menuju bandara Angin di depan Bu…
Strategi Pemasaran Katering Rumahan: Rahasia Sukses Bisnis Kuliner dari Rumah Bisnis katering rumahan semakin populer sebagai solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan makanan siap saji berkualitas. Namun, bagaimana sebenarnya st…
Puisi: Sungai di Desaku (Karya Wiwiek Panca Widyatiningsih) Sungai di Desaku Sepanjang tepian sungai rumpun bambu rimbun berayun dibelai mesra sang bayu sejuk melambai menghias kalbu gemericik batang seruling …
Puisi: Kehilangan Mestika (Karya Aoh K. Hadimadja) Kehilangan Mestika Sepoi berhembus angin menyejuk diri Kelana termenung Merenung air Lincah bermain ditimpa sinar. Hanya sebuah bintang…