Postingan

Puisi: Durrahman (Karya Joko Pinurbo)

Durrahman Mengenakan kemeja dan celana pendek putih, Durrahman berdiri sendirian di beranda istana. Dua ekor burung gereja hinggap …

Puisi: Rampas (Karya Ajip Rosidi)

Rampas Lama bintang tak muncul gadis di pelukan orang. Dan sejuk angin ke dada - pelukan hampa - gadis tak kembali dan bintang tak …

Puisi: Usai Peringati Proklamasi Kemerdekaan (Karya Diah Hadaning)

Usai Peringati Proklamasi Kemerdekaan ( 1 ) Senja bendera diturunkan dengan upacara langit temaram lelampu berpendaran Jakarta terus berderam …

Puisi: Mendiami Rumah Tangga (Karya Ari Setya Ardhi)

Mendiami Rumah Tangga sesekali kegetiran angin mendesir merapatkan gigilan selimut bersama aroma kesakralan percakapan di kesyahduan ranjang mawarmu …

Puisi: Ruang (Karya Ook Nugroho)

Ruang Di dalam sajak pendek ini Telah kusiapkan ruang untukmu Aku tahu jauh dari nyaman Kuharap tapi kau jadi terbiasa Jendelanya sempit menyapa lang…

Puisi: Di Muka Jendela (Karya Goenawan Mohamad)

Di Muka Jendela Di sini cemara pun gugur daun. Dan kembali ombak-ombak hancur terbantun. Di sini kemarau pun menghembus bumi me…

Puisi: Tentang Harapan (Karya Gunoto Saparie)

Tentang Harapan barangkali masih ada harapan ketika bencana berulang lagi dari hari ke minggu dan bulan barangkali ada yang harus pergi barangkali ma…

Puisi: Perjalanan Usia (Karya Candra Malik)

Perjalanan Usia Anak-anak tumbuh dengan mendewasa, akankah aku tumbuh menua? Kelak mereka butuh lawan bicara, Apakah kala itu aku kakek pelupa? Anak-…

Puisi: Generasi Sekarang (Karya Asmara Hadi)

Generasi Sekarang Di atas puncak gunung fantasi Berdiri aku, dan dari sana Mandang ke bawah, ke tempat berjuang Generasi sekarang di panjang…
© Sepenuhnya. All rights reserved.