Postingan

Puisi: Selamat Jalan, Bunda (Karya Aspar Paturusi)

Selamat Jalan, Bunda berjuta doa mengantarmu dirangkul karangan bunga dibelai tetesan airmata berbaring di empuk kasur jasa h…

Puisi: Nanking Seratusribu (Karya Adi Sidharta)

Nanking Seratusribu Di Tiongkok yang remaja dan membunga dimana derak kekuatan menderu dari mesin industri baja dan di ladang gandum yang ranum mengg…

Puisi: Haitikah Itu (Karya F. Rahardi)

Haitikah Itu haitikah negro itu hingga harus selalu hitam selalu menyeringai memamerkan ngilu giginya negrokah itu yang gusinya selalu…

Puisi: Malaikat Kecil (Karya Gunoto Saparie)

Malaikat Kecil entah siapa nama malaikat kecil itu mengepakkan sayap-sayapnya di ruang tamu entah apa kehendaknya kali ini ketika malam makin larut d…

Puisi: Di Kebun Binatang (Karya Ayatrohaedi)

Di Kebun Binatang Mereka yang kelaparan ilmu, cinta dan alam atau sekedar hiburan bertemu di sini menyaksikan hewan-hewan yan…

Puisi: Yang Hidup Kembali (Karya Ayatrohaedi)

Yang Hidup Kembali Tak semua ombak menemu pantai. Kehidupan tak berulang tetapi selalu datang, Jika malam bulan terang atau pun di pinggir siang. Kap…

Puisi: Musim (Karya Rakai Lukman)

Musim Waktu bergerak seperti kabut Menggiring keributan pemasang atribut Kapling lahan pada otak para penonton, pengendara Darah bergelora mencari tu…

Agar Tak Bosan Makan Ayam, Coba Resep Ayam Saus Mentega yang Satu Ini

Bosan dengan olahan masakan ayam yang itu-itu saja? Cobalah untuk mengolah ayam menjadi kreasi masakan terkini yaitu ayam saus mentega . Biasa disaji…

Puisi: Lagu Bunga (Karya Harris Effendi Thahar)

Lagu Bunga Lagu bunga sebelum layu Lagu duka sesudah itu Lagu sangsi nyalakan api Tentang kupu dan bunga Tentang kehilangan semata Tentang dendamku y…
© Sepenuhnya. All rights reserved.