Puisi: Malin Kundang (Karya Nezar Patria) Malin Kundang Bahkan saat dikutuk menjadi kepompong batu, engkau kalahkan suntuk panjang itu dengan menggambar kembali dirimu. Titik demi titik, lalu…
Puisi: Emotikon (Karya Melki Deni) Emotikon Emotikon adalah zombi yang takut sendirian, dan ingin selalu memasuki lorong kepala dan nasib kita. Ia mengatakan diri sebagai metamorfosis …
Puisi: Celah (Karya Remy Sylado) Celah Ada siapa yang bisa uraikan alur besok-lusa setelah terbenam matari menyusul gilir tulat-tubin Kalau t…
Puisi: Di Kedai Kopi Fort Rotterdam (Karya Wayan Jengki Sunarta) Di Kedai Kopi Fort Rotterdam dalam gelas kopi yang sisa hanya ampas puisi dan gumam getas endapan malam di meja kayu angin …
Cara Belajar Bahasa Inggris dari Nol Bahasa Inggris nampaknya telah memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan keseharian masyarakat kita. Bahkan saking eratnya, Bahasa Inggris telah …
Tips Memulai Bisnis Usaha Kecil bagi Pemula Tak gampang memulai bisnis atau usaha sendiri, terutama bagi pemilik modal pas-pasan, karena selain akan menghadapi kendala modal untuk pengembangan…
Puisi: Jogja (Karya Fikar W. Eda) Jogja (mengenang tragedi 27 Mei 2006) Di pagi yang belum sempurna Jogja datang kepadaku dengan tubuh penuh …
Puisi: Cermin (Karya Ari Pahala Hutabarat) Cermin dari hari ke hari kau makin tak kukenali wajahmu berubah ada lubang yang menganga di sana yang menjadi pintu bagi pecahan…
Puisi: Doa Seorang Ibu bagi Anaknya (Karya Diah Hadaning) Doa Seorang Ibu bagi Anaknya (I) Jadikan aku sungai jernih, Tuhan mengalir tenang 'nuju muara tempat anakku menghilir. (II) Jadikan ak…