Postingan

Puisi: Hujan (Karya Soni Farid Maulana)

Hujan Hujan curahkan berkahmu yang hijau Ke lembah hatiku. Puaskanlah dahaga akar tumbuhan Agar hidup senantiasa segar membaca matahari Menghapus jer…

Puisi: Sehabis Hujan (Karya Soni Farid Maulana)

Sehabis Hujan Tak ada yang kekal di bumi Semua kembali padamu. Tanah merah Bayang-bayang pohonan Serpihan bunga juga sehimpun doa Angin bertiup perla…

Puisi: Tenggarong (Karya Korrie Layun Rampan)

Tenggarong Kota tua mengurai waktu Dalam sejarah Kota Raja Jalan-jalan padat biografi Pulau Yupa Pulau bertulis aksara negara Pulau Kumala Berbuku-bu…

Puisi: Dongeng Pahlawan (Karya: W.S. Rendra)

Dongeng Pahlawan Pahlawan telah berperang dengan panji-panji berkuda terbang dan menangkan putri. Pahlawan kita adalah lembu jantan meli…

Puisi: Angin Danau (Karya L.K. Ara)

Angin Danau Pengembara udara danau Bisikkan daku resiamu mengatur ombak Hingga perahu berlayar atas desahmu Ikan berenangan d…

Puisi: Matahari (Karya Ibrahim Sattah)

Matahari mereka yang memberahikan diri inilah salam kepada matahari kepada langit laut dan kunangkunang: kelapkelip hari yang terentang dalam desis a…

Puisi: Sabang (Karya Mustafa Ismail)

Sabang Dari taman di tepi laut ini: suara perahu mesin hijau menembus hingga ujung pulau Seorang perempuan…

Puisi: Hujan Januari (Karya Weni Suryandari)

Hujan Januari Berlayarlah berlayar perahu kertas Mainan masa kanak, waktu belum mentas Menjemput langit berwajah laut saat Matahari hampir merah, ber…

Puisi: Madinah (Karya Bahrum Rangkuti)

Madinah Tak ada lagi hadist qudsi Berkumandang di sini Hanya desauan pohon kurma Di pinggir kota Dan do'a segelintir orang mengeluh …
© Sepenuhnya. All rights reserved.