Puisi: Sajak Kehilangan (Karya Mustafa Ismail) Sajak Kehilangan Apa yang lebih pantas kuminta darimu kini: air mata, atau sebuah jerit paling keras sepanjang abad borok di kakimu tak terse…
Puisi: Wislawa (Karya Oka Rusmini) Wislawa Kukenal perempuan tua dengan senyum pahit dan rambut blonde kering. Dia hidup dengan dua laki-laki yang disimpan dalam ketiak penuh parf…
Puisi: Siapakah yang Berkata-kata dalam Diriku (Karya R.S. Rudhatan) Siapakah yang Berkata-kata dalam Diriku antara aku dan kau adakah sebelumnya sunyi namaku ketika ada dalam ruangmu dan kata belum lagi ada kemudian s…
Puisi: Di Tengah Sunyi (Karya Rustam Effendi) Di Tengah Sunyi Di tengah sunyi menderu rinduku, seperti topan. Meranggutkan dahan, mencabutkan akar, meranggutkan kembang kalbu…
Puisi: Pamitku Padamu (Karya Ragil Suwarna Pragolapati) Pamitku Padamu Kau-aku tuntas melewatkan pagi-sore dibuncah kepenatan Siang-malam kebersamaan pun padat cerita dan kenangan Kau-aku banyak belajar da…
Puisi: Malam (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Malam Angin menepuk bukit bukit yang terbaring — tidur tidurlah — Dan pepohonan berbuai kantuk tangkaitangkai merunduk tiarap dalam kelam dan beberap…
Puisi: Idul Fitri (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Idul Fitri Lihat Pedang tobat ini menebas-nebas hati dari masa lampau yang lalai dan sia Telah kulaksanaka…
Puisi: Pantun Musim Dingin (Karya Ajip Rosidi) Pantun Musim Dingin Di musim dingin salju pun turun Hanya hamparan putih terlihat; Usia bertambah dari tahun ke tahun Kia…
Puisi: Segala, Segala (Karya Sutan Takdir Alisjahbana) Segala, Segala Ani, ya Aniku Ani, Mengapa kamar engkau tinggalkan? Lengang sepi rasanya rumah, Lapang meruang tiada tentu. B…