Postingan

Puisi: Potret Diri (Karya Muhammad Haji Salleh)

Potret Diri di kaca malam yang disalut oleh raksa rusuh terlintas wajah diri jauh dan separuh sedia dengan apakah akan kubaca bayang? dengan kata-kat…

Puisi: Lingkaran (Karya Anthony Sutanto Atmaja)

Lingkaran kekecewaan melahirkan kegelisahan kegelisahan melahirkan pencarian pencarian melahirkan penemuan penemuan melahirkan pengetahuan…

Puisi: Mobil (Karya Ook Nugroho)

Mobil ( 1 ) Tetangga saya Yang sebelah kiri Punya satu mobil Tetangga kanan Punya dua sedan Tetangga depan Malahan ada tiga Ada pun saya sendiri Tiad…

Puisi: Kubur (Karya Gunoto Saparie)

Kubur di dalam kesunyian kubur kau pasti lelap tertidur memeluk tanah air sampai batas terakhir aku pun terkenang padamu ketika melalui hari-hari ris…

Puisi: Sst! (Karya Adri Darmadji Woko)

Sst! diam-diam kita pun menunggu sebuah adegan yang paling lama yaitu kesunyian seperti di layar putih ketika film habis seperti di panggung tontonan…

Puisi: Kalam (Karya Harijadi S. Hartowardojo)

Kalam Telah digenggam kalam Dan kata berderai merangkai suara Tanda bundar melingkar sengketa Rambu yang terpaku di depan jembatan Cer…

Puisi: Jalan Lengang (Karya Juniarso Ridwan)

Jalan Lengang sepeda-sepeda tua berkarat,     di sepanjang jalan memucat, hanya lengang mengalir di ujung jalan menanjak,         ada pelataran sebua…

Puisi: Toleransi Tahi Kucing (Karya Cucuk Espe)

Toleransi Tahi Kucing (1) Ada yang bilang; Jangan mau dibohongi pakai Al-Maidah Kau pun marah meruah ke jalanan Toleransi Tahi Kucing (2) …

Puisi: Sajak pada Hari Ini (Karya Sutan Iwan Soekri Munaf)

Sajak pada Hari Ini pada pipiet senja cinta yang padu sia-sia dikeping tuju maut. Sentuh sendu-senduku duka menyatu diserpih salju         tiba di tu…
© Sepenuhnya. All rights reserved.