Postingan

Puisi: Sajak Agustus (Karya Gunoto Saparie)

Sajak Agustus dalam keheningan malam siapakah yang kau kenang pahlawan atau pecundang segalanya menjadi masa silam kepada sejarah kita berhikmat namu…

Puisi: Kidung Perindu (Karya Zikri Amanda Hidayat)

Kidung Perindu Pada jalan setapak waktu Aku menunggangi rindu Seluas hutan Mei Serindang cinta yang bersemi Hendak menemukan nur kamil Badar bersaran…

Puisi: Bayi Mungil di Kamar Mandi (Karya Joko Pinurbo)

Bayi Mungil di Kamar Mandi Bayi mungil menjerit-jerit di kamar mandi. Lengking suaranya menyusup jauh ke relu…

Puisi: Ketika Mancing (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi)

Ketika Mancing Pagi bening begini hening di tepi rawa pening betapa senang mancing plung kulempar kail berumpan cacing. Cuma sebentar …

Puisi: Banten Lama (Karya Iyut Fitra)

Banten Lama Beribu tahun setelah benteng rubuh ia pun mencari-cari titah sultan batas tanah yang murung sungai dan bekas pelabuhan utang …

Puisi: Don Kisot (Karya Linus Suryadi AG)

Don Kisot (1) Clurit & klewang Jubah kebesaran Sepatu jengki Ia onggokkan Di pohon Nyamplung Si h…

Puisi: Yang Tak Lupa (Karya Rusli Marzuki Saria)

Yang Tak Lupa Bagai kelambu nestapa diriku dalamnya Berharap kepadanya dengan semua bengkalai kerja Kugenggam sajak kehidupan Tak bisa tumpas lapar t…

Puisi: Refleksi April (Karya Sutan Iwan Soekri Munaf)

Refleksi April Berkali-kali kaki melangkah di pagi hari Es di jalan dingin menggigit sepatu. Beku Barangkali waktu menggoda jarak dan perjalanan pun …

Puisi: Di Pelabuhan Kecil (Karya Acep Zamzam Noor)

Di Pelabuhan Kecil Kadang airmataku menjadi butiran garam Yang berkilauan di bawah sinar bulan Tanganku gemetar dan jemariku memercikkan air Sebuah t…
© Sepenuhnya. All rights reserved.