Postingan

Puisi: Shalat (Karya Lazuardi Adi Sage)

Shalat Tanpa pertempuran pun aku selalu kalah lewat risauku diam-diam, kutaruh dendam di segala medan Perjuangan dan nasib ini ya Muhammad adalah gel…

Puisi: Duri dalam Daging (Karya Heru Joni Putra)

Duri dalam Daging untuk gus tf Kutanam biji dalam dagingku berharap tumbuh jadi nadi, biar bisa bunuh diri berkali-kali. Tapi biji…

Puisi: Denpasar Festival (Karya I Nyoman Wirata)

Denpasar Festival Tak ada yang asing di lidah Rasa itu sudah mewarnai tulang Menjadi aroma peluh dan nafas Meracik bumbu meramu kata Men…

Puisi: Pertemuan dengan Seorang Pengemis (Karya Arifin C. Noer)

Pertemuan dengan Seorang Pengemis Pembicaraan kita pembicaraan sunyi antara hati dengan hati Malam menutupi wajah kita yang sedih Tanpa pamit mentari…

Puisi: Bangkit! (Karya Frans Nadjira)

Bangkit! Hari-hari pucat berlari cepat Tak ada waktu menunggu. Bangkit! Mereka telah ambil tajam silau matahari kita Mereka telah ambi…

Puisi: Mata Air Ikan (Karya Sindhunata)

Mata Air Ikan (3) Dari utara si nenek miskin datang ikut memasang kicir kicir anyaman benang angin Nek, lama sudah kau pasang kicir ikan-ikanmu lari …

Puisi: Solitude (Karya Moh. Wan Anwar)

Solitude Dari jendela ini padang terhampar Mengukuhkan rawan dalam malam Sedang jalan mesti kususuri sendiri Ketakutan membuatku terasing Jarum jam s…

Countdown Lebaran: Momen Kegembiraan dalam Menyambut Hari Raya

Lebaran adalah momen yang paling dinanti-nantikan oleh umat Islam. Lebaran atau Idul Fitri merupakan simbol kebahagiaan dan kemenangan setelah menjal…

Puisi: Kesatria Telah Mati (Karya Darwanto)

Kesatria Telah Mati Kesatria telah mati di tanah-tanah belantara ini suara guguk mengangguk-angguk mengiringi senyap sunyi malam hari siangnya terban…
© Sepenuhnya. All rights reserved.