Postingan

Puisi: Di Tepi Tamblingan (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Di Tepi Tamblingan setelah halimun parasmu pupus di pias danau bara pada unggun kayu masih sisakan birahi semalam namun can…

Puisi: Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Jakarta (Karya W.S. Rendra)

Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Jakarta Pelacur-pelacur kota Jakarta dari kelas tinggi dan kelas rendah telah diganyang telah diharu-biru. …

Puisi: Kudengar Sunyi (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Kudengar Sunyi Kudengar sunyi meneteskan air mata di atas bantal, memohon agar daun jendela dibukakan, kegelapan ditidurkan di depan tungku, menyalak…

Puisi: Serenada Biru (Karya W.S. Rendra)

Serenada Biru (1) Alang-alang dan rumputan bulan mabuk di atasnya. Alang-alang dan rumputan angin membawa bau rambutnya. Serenada…

Puisi: Serenada Kelabu (Karya W.S. Rendra)

Serenada Kelabu (1) Bagai daun yang melayang. Bagai burung dalam angin. Bagai ikan dalam pusaran. Ingin kudengar beritamu! Serenad…

Puisi: Layar Terkembang (Karya Sutan Takdir Alisjahbana)

Layar Terkembang Kapalku merapat sisi Danau hilang warna dingin menunggu rindu basi Esok pagi yang dini,…

Puisi: Kepada Puisi (Karya Mustafa Ismail)

Kepada Puisi Kepada puisi kita memanggul kapak setiap hari merontokkan batu-batu yang terlanjur beku dan pohon-pohon keramat yang jadi tempat…

Puisi: Episode (Karya W.S. Rendra)

Episode Kami duduk berdua di bangku halaman rumahnya. Pohon jambu di halaman itu berbuah dengan lebatnya dan kami senang mema…

Puisi: Sajak (Karya Subagio Sastrowardoyo)

Sajak Apakah arti sajak ini Kalau anak semalam batuk-batuk, bau vicks dan kayu putih melekat di kelambu. Kalau istri terus mengeluh tenta…
© Sepenuhnya. All rights reserved.