Postingan

Puisi: Aku Menghirup Asap (Karya Isbedy Stiawan ZS)

Aku Menghirup Asap dari sebuah langkah yang lalu memuara di kubangan waktu aku bertamu padamu. taman yang ditumbuhi bunga ragam, t…

Puisi: Catatan Darah dan Api Tragedi Semanggi (Karya Diah Hadaning)

Catatan Darah dan Api Tragedi Semanggi Inspirasi diusung arah semanggi bendera-bendera menyapu udara lagu-lagu mengarak senja seraut wajah…

Puisi: Di Semenanjung (Karya Agit Yogi Subandi)

Di Semenanjung Arah kedatanganmu, arah kedatanganmu, yang tak pernah kau beritahu kepadaku. nasib berlarian, mengitari semesta. semesta,…

Puisi: Tanpa Celana Aku Datang Menjemputmu (Karya Joko Pinurbo)

Tanpa Celana Aku Datang Menjemputmu untuk Wibi Empat puluh tahun yang lampau kutinggalkan kau di kamar mandi…

Puisi: Kabut (Karya Kuntowijoyo)

Kabut Ada kabut di atas bukit Pergi ke sana daerah samar tak bertepi di lindung hutan kenangan bayang-bayang purba (Kaujamah puncaknya tiba-tiba terl…

Puisi: Perkara Terima Kasih (Karya Remy Sylado)

Perkara Terima Kasih Ada orang yang sudah berterima kasih untuk perkara-perkara kecil. Ada orang yang belum berterima kasih untuk pe…

Puisi: Syair Si Anak Malam (Karya Agit Yogi Subandi)

Syair Si Anak Malam Sesatlah aku di dalam hutan belantara tiada bertuan di mana selatan di mana utara tak terlihat juga ke mana arahnya …

Puisi: Hari Keenam di Sebuah Perkampungan Nelayan (Karya Kusnin Asa)

Hari Keenam di Sebuah Perkampungan Nelayan Seperti mimpi diburu — pergi menguak Di jendela aku memperhatikannya tiba-tiba. Seorang nelayan dengan seb…

Puisi: Selamat Tidur (Karya Sunaryono Basuki KS)

Selamat Tidur selamat tidur kuucapkan padamu. ketika aku bangun pagi di tingkat enam Rue Raymond Losserand dari jendela cahaya pagi memba…
© Sepenuhnya. All rights reserved.