Puisi: Tarawih (Karya Rusli A. Malem) Tarawih Perkenankanlah, ya Rabbi Ya, Tuhan Kami Aku dari kesekian hamba-Mu Penghuni semesta yang gerih Pada setiap malam yang letih Berlindung dan me…
Puisi: Rahim (Karya Oka Rusmini) Rahim maka menggelombanglah tanah memecah akar pohon remahnya digiring nelayan ke laut perempuan-perempuan datang dengan dada terbuka …
Puisi: Asap (Karya Sulaiman Juned) Asap Debu gelap menjemput kerinduan sepanjang debaran rasa terkepung-terasing asap kesepian . Padang, 2002 Analisis Puisi: Puisi "Asa…
Puisi: Tunggu (Karya Slamet Sukirnanto) Tunggu dari celah celah bukit matahari segera terbit langit siapa mulai terang pijar lilin mulai datang angin lama tak singgah biarkan yang mengemban…
Puisi: Rumah Ibu (Karya Alex R. Nainggolan) Rumah Ibu barangkali ia sehimpunan doa yang berkerumun saat bayi menangisi waktu dan gemar meminum susu dari payudara yang padat semen…
Puisi: Setelah Pengakuan Dosa (Karya W.S. Rendra) Setelah Pengakuan Dosa Telah putih tangan-tangan jiwaku berdebu kau siram air mawar dari lukamu. Burung malam lari dari subuh. Kijang ya…
Puisi: Cinta Monyet (Karya Abdul Wachid B. S.) Cinta Monyet hutan jati di belakang rumahmu yang semasa kecilmu melebat pohon jambu hutan yang sering kau panjati ketika kau mengadu l…
Puisi: Tobat (Karya W.S. Rendra) Tobat Aku tobat, ya Tuhanku tobat atas segala dosaku. Kacang-kacang berkembang daun kobis segar di ladang. Jantung-Mu adalah biji kenta…
Puisi: Di Meja Makan (Karya W.S. Rendra) Di Meja Makan Ia makan nasi dan isi hati pada mulut terkunyah duka tatapan matanya pada lain sisi meja lelaki muda yang dirasa tidak lagi …