Postingan

Puisi: Marhaban Ramadan (Karya Munawar Syamsuddin)

Marhaban Ramadan Sekuntum bulan sabit Mencium ubun-ubun embun Sekemilau mata pisau silet Perintah tarawih hidmat sedang turun  …

Puisi: Sahur (Karya Gunoto Saparie)

Sahur ketika kantuk masih menggayut di mata kau pun makan dan minum seadanya dengan niat, doa, dan keinginan sederhana bagaimana besok men…

Puisi: Sahur Pertama (Karya Munawar Syamsuddin)

Sahur Pertama Nyanyian zikir seekor burung pungguk Menurunkan kesejukan kudus garis ufuk Kunci pintu batinku membuka terbangun Demi…

Puisi: Sahur Pertama (Karya Gunoto Saparie)

Sahur Pertama mendadak aku terbangun dinihari dalam kesejukan embun di bulan suci seteguk air perigi dan sepotong singkong sahur pertama perut serta …

Puisi: Buka Puasa (Karya Dimas Indiana Senja)

Buka Puasa Kini, langkah kita hampir sampai di tempat matahari terbenam, Saat selendang senja lebih dekat dar…

Puisi: Puasa (Karya Abdul Wachid B. S.)

Puisi Puasa pohon yang seperti khuldi itu, mengapa di tiap detak puasa dia justru menegak sedangkan matahari m…

Puisi: Betapa Puasa Betapa Puisi (Karya Toto ST Radik)

Betapa Puasa Betapa Puisi Puasa itu menahan seperti puisi tak banyak kata tak banyak ingin. Serang, 22 Ju…

Puisi: Puasa Puisi (Karya Abdul Wachid B. S.)

Puasa Puisi puasa puisi yang menahan diri dari berpori-pori rasa ingin hutan jati di musim kemarau mengugur…

Puisi: Puasa (Karya Aspar Paturusi)

Puasa bila hanya menahan lapar dan haus kutahu, apalah arti puasa bagimu lapar dan haus kau geluti setiap hari kau selalu ge…
© Sepenuhnya. All rights reserved.