Postingan

Puisi: Roti (Karya Nirwan Dewanto)

Roti (untuk Gregorius Sidharta Soegijo) Kami duduk bertiga belas: meja ini sangat panjang , panggung ini terlalu lapang. Aku dan ia ibarat dua bintan…

Puisi: Kata Maafku (Karya Rini Intama)

Kata Maafku Kubisiki kata maaf di telingamu kukabari engkau rasa salah yang berpolah gelisah Maaf memaksa pinjam waktumu lagi Di waktu jelang rembuna…

Puisi: Ode (Karya Darius Umari)

Ode Selamat pagi tanah air Selamat pagi Cakrawala Laut Batas jauh mata Garis putih ungu Nyanyian-nyanyian merdu Merpati Cintaku, selamat pagi Dari pu…

Puisi: Tuhan (Karya Akhmad Taufiq)

Tuhan Tuhan, - Ingin kureguk cinta-Mu menyatu dalam darahku mengaliri setiap nafas menghujam pada setiap detak jantungku Aku manusia kel…

Puisi: Elegi Banjir (Karya Alex R. Nainggolan)

Elegi Banjir sebab kau mampatkan sungai dan selokan sebagaimana juga pikiran kami teracuni bertahun-tahun maka kami tanggung limpah…

Puisi: Cuci Darah (Karya Zeffry J. Alkatiri)

Cuci Darah Kucuci segenap darahku dengan asmaMu Berharap agar selalu bersih Seperti kristal salju 1999 Analisis Puisi: Tema utama pu…

Puisi: Mandi (Karya Abdul Wachid B. S.)

Mandi (- Di rumah Doktor Suwito NS) Jam melantunkan adzan 'isya Dunia terus saja mendesak Sampailah ak…

Puisi: Kepada Anakku (Karya Nersalya Renata)

Kepada Anakku aku mencintaimu jauh sebelum namamu kutemukan telah kupilihkan ayah terbaik untukmu ayah yang membuat matamu berbinar se…

Puisi: Maafkan Saja, Maafkan (Karya Adri Darmadji Woko)

Maafkan Saja, Maafkan Maafkan saja, maafkan o, adinda Kalaulah pada suatu saat aku melupaknmu pada pembicaraan dengan teman baruku. Maafkan saja, maa…
© Sepenuhnya. All rights reserved.