Postingan

Puisi: Sebuah Malam di Antara Nyanyian-Nyanyian (Karya Fitri Yani)

Sebuah Malam; Di Antara Nyanyian-Nyanyian kau abadi di dalam sajak-sajakku dan sajakku adalah cakrawala tubuhku lahir di tepi mata sendumu…

Puisi: Untuk Mati (Karya Mochtar Pabottingi)

Untuk Mati Malam ini kembali kurebahkan Seluruh diriku Di altar kremasiMu Ada yang terus menggelembung. Ya Khalik Ada yang terus melilit. Begitu sara…

Puisi: Prosa Hitam Pasar Orang-Orang (Karya Afrizal Malna)

Prosa Hitam Pasar Orang-Orang Pada kaca yang pecah dalam wajahku dan sinar tak lagi  kukenal, pada sinar yang pecah dalam mataku dan alam   tak la…

Puisi: Kalau Mati (Karya Aldian Aripin)

Kalau Mati Kalau mati cuma bagai tidur saja sayang Aku yakin besok pagi aku bangun kembali Dan sajak yang kutulis malamnya dapat 'ku baca…

Puisi: Melati untuk Bunda (Karya Karsono H. Saputra)

Melati untuk Bunda kupetik melati di sudut taman kusuntingkan di sanggul bunda sebagai pengganti mutiara hatinya saat menuntut ilmu di sekolah Sumber…

Puisi: Lelaki Sunyi (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Lelaki Sunyi ww gigilmu itu bukan karena hujan bukan dingin namun lebih urai kenangan sesungguhnya siapakah kau lelaki berpayung da…

Puisi: Dari Timur Eden (Karya Remy Sylado)

Dari Timur Eden Maafkan orangtuamu. Memang pikun jadi beban dalam kebebasan Asal ada kata peringatan: Kemerdekaan bukan kembaran kesewenang…

Puisi: Mereka Usir Aku (Karya L.K. Ara)

Mereka Usir Aku Mereka usir aku dari pesta itu Dan aku pun pergi menyendiri Ke mushola sepi Dekat kuburan Sultan Iskandar Mud…

Puisi: Catatan (Karya Wing Kardjo)

Catatan (1) Mencatat dengan alat-alat rongsokan, itulah hidupku. Aku mesti mulai lagi. Ibu, dari mana? Dari bayi yang mau dilarikan perempuan…
© Sepenuhnya. All rights reserved.