Puisi: Khotbah Mafioso (Karya Rahman Arge) Khotbah Mafioso Kita dengarkan percakapan itu Di kursi-kursi atas orang-orang atas Tak ada beda nonton film Ketika Don Artobello, cukong para gangste…
Puisi: Suatu Pagi (Karya Herman RN) Suatu Pagi suatu hari telatku bangun pagi kulihat di warung kopi perempuan lebih banyak dari kaum laki kucari cut nyak ia tak menyahu…
Puisi: Di Serambi Masjid Baitussalam (Karya Gunoto Saparie) Di Serambi Masjid Baitussalam di serambi masjid baitussalam sebelum isya aku duduk menunggu azan menggema kaki bersila dan menghadap ke kiblat melafa…
Puisi: Ketika Malam Hampir Pagi (Karya Anthony Sutanto Atmaja) Ketika Malam Hampir Pagi Secangkir kopi telah raib. Kulingkarkan butir-butir rosario dalam imaji sunyi penuh kabut. Aku merabai wajahmu …
Puisi: Siul Burung Itu (Karya Tjahjono Widarmanto) Siul Burung Itu siul burung itu pagi hari hinggap di telinga hinggap pula segala manisnya kenangan kampung halaman yang tercatat di buku…
Puisi: Kepada El (Karya Taufiq Ridwan) Kepada El Bagiku engkau tinggal sebuah patung putih dan kaku. Mati dalam bayangan malam Akankah aku bicara tentang cinta jika jantung berdegup dan ma…
Puisi: Aku Ingin Menangis di Pelukanmu (Karya Dimas Indiana Senja) Aku Ingin Menangis di Pelukanmu. ( Violet ) Aku ingin menangis di pelukanmu, katamu padaku. Di sebuah ruangan y…
Puisi: Izinkan Aku Menangisi Airmatamu (Karya Dimas Indiana Senja) Izinkan Aku Menangisi Airmatamu Zah, Aku ingat pertemuan kali pertama kita, di sini. Sepetak ruang yang teramat sesak udaranya. Bangku-bangku bun…
Puisi: Tentang Sebuah Ruang (Karya Dimas Indiana Senja) Tentang Sebuah Ruang ( Di mana kita bercinta bersama puisi ) Senja ini, ada warna yang Hilang dari pelangi ya…