Postingan

Puisi: Rajah Malam (Karya Juniarso Ridwan)

Rajah Malam sepanjang sungai merah menggumpal, pohon-pohon nipah menggigil, sesosok jasad menuju hilir menggali sepi, membongkar bunyi. kelopak bulan…

Puisi: Purwawacana (Karya Karsono H. Saputra)

Purwawacana puisi, kata orang, merupakan dunia kata; tetapi kata bukan dimaknai menurut yang tersurat, melainkan melampaui makna primernya. salah sat…

Puisi: Bermain Pasir di Kuta, Mengeja Riwayat Coca Cola (Karya Juniarso Ridwan)

Bermain Pasir di Kuta, Mengeja Riwayat Coca Cola begitu asyik bermain pasir saat senja, sambil mengintip tubuh-tubuh telanjang membuat peta dunia, da…

Puisi: Yang Tak Wadag (Karya Karsono H. Saputra)

Yang Tak Wadag suara itu menghentikan langkahku agar berpaling ke langit bukan sekedar jeda juga untuk berhitung sebab hidup bukan hanya darah dan da…

Puisi: Isyarat (Karya Gunoto Saparie)

Isyarat ketika daun-daun mangga kering berjatuhan di halaman sore itu aku menangkap isyarat waktu juga nasib yang terpelanting apakah yang abadi di s…

Puisi: Proyeksi dari Sentani (Karya Diah Hadaning)

Proyeksi dari Sentani Gerimis pagi Bekasi melukis bias wajah Lelaki tua dari Sentani lama - Yan Yapo Memadat di wajah coklat tua Dua anak mu…

Puisi: Lelah (Karya A. Munandar)

Lelah Seperti mencari Tapi tak menemukan Seperti menemukan Tapi tak menerima Di sini, kau lelah Kau lelah 2019 Analisis…

Puisi: Yang Terlepas (Karya A. Munandar)

Yang Terlepas "Aku mencoba menyelamatkan rindu tapi tak sanggup melunasi penyesalan" Siang malam diperas keadaan lagi-lagi terpaksa menahan…

Puisi: Senyuman yang Pergi (Karya A. Munandar)

Senyuman yang Pergi Kau merusak setiap ingin yang kubutuhkan,         setiap butuh yang kuharapkan. Kau adalah senyuman, adalah malam         yang ti…
© Sepenuhnya. All rights reserved.