Postingan

Puisi: Ayat-Ayat Galunggung (Karya Soni Farid Maulana)

Ayat-Ayat Galunggung /1/ Kilau batu mulia selalu bercahaya walau dibilas lumpur sehitam apa pun itu. /2/ Kata-kata setajam pisau sangat ditakuti oleh…

Puisi: Purukcahu (Karya Korrie Layun Rampan)

Purukcahu Rahmat dan bahagia Mengail belida Negeri para kekasih Di mana legenda Di langit perunggu Ada enggang – Unggom Tingang Di manakah Putir Bang…

Puisi: Bola yang Dilambungkan (Karya Lazuardi Adi Sage)

Bola yang Dilambungkan Bola yang dilambungkan jadi pertaruhan kemenangan Bagai sumber perjudian di kepal tangan-Mu Bagai pengejaran di sela angan yan…

Puisi: Nyanyian Gerimis (Karya B. Y. Tand)

Nyanyian Gerimis Seperti ada tangan menyentakkan gerimis itu dari tangkainya. Daun-daun tersedu Padahal gerimis itu menyanyikan ninabobo dari pohon k…

Puisi: Gerimis Tengah Malam (Karya Gunoto Saparie)

Gerimis Tengah Malam angin malam di luar, angin yang purba menggugurkan lembar demi lembar daun tua suara siapakah dalam gerimis jatuh tersendat-send…

Puisi: Salam Padamu, Ya Malaikat (Karya M. Saribi Afn)

Salam Padamu, Ya Malaikat bagi dik Hermiati Salam padamu, ya Malaikat Yang telah sampaikan padanya rahmat Rahmat yang agung dari…

Puisi: Rumah Rahim (Karya Oka Rusmini)

Rumah Rahim dari darah aku terbentuk ari-ari yang membungkus tubuh menguliti rasa takut dinding-dinding itu menyembunyikan setiap daging…

Puisi: Tersesat (Karya Agit Yogi Subandi)

Tersesat siapa yang telah tersesat di dalam tubuhku membawa arloji tanpa angka-angka, hanya sebuah garis. garis yang menyekap angka yang juga ters…

Puisi: Labirin (Karya Agit Yogi Subandi)

Labirin aku di dalam labirin berdinding tanaman rambat, gemanya bagai di dalam balairung sepi. taka da papan penunjuk arah. dibiarkannya aku melar…
© Sepenuhnya. All rights reserved.