Postingan

Puisi: Mengenang Arief Budiman (Karya Gunoto Saparie)

Mengenang Arief Budiman salatiga mungkin lebih indah dari nirwana dan kau pun ingin terus di sini saja selama hayatmu yang fana bersama ko…

Puisi: Penjaga Rembulan di Pesisir (Karya Tjahjono Widarmanto)

Penjaga Rembulan di Pesisir hidup – desis-Mu pada daun luruh, - hanya riak ombak yang terdampar di pesisir pasir akan melukiskan telapak-telap…

Puisi: Sajak Semangka (Karya F. Rahardi)

Sajak Semangka         sebungkah semangka taiwan menggeliat dia bulat         manis                         dan besar kemungkinan tak berbiji…

Puisi: Kembang-Kembang yang (Karya F. Rahardi)

Kembang-Kembang yang... kuning pasti tidak merah pasti tidak hijau tidak putih tidak coklat inilah itu kembang-kembang yang harum yang i…

Puisi: Surat Cinta (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Surat Cinta Kuputuskan sesobek pengkhianatan yang cantik, saat aku mesti tinggal untuk sebuah nafsu. dengar…

Puisi: Hikayat Bulan (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Hikayat Bulan Itukah wajah kekasihmu? bergantung dalam kesepian. bertahun-tahun menangis dan muram: berjalan …

Puisi: Elegi Sinta (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Elegi Sinta Aku Sinta yang urung membakar diri. demi darah suci bagi lelaki paling pengecut bernama Rama. lalu aku basuh tubuhku, dengan d…

Puisi: Kota Sengketa (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Kota Sengketa Dari sebuah gang tikus, aku masuki hotel murah : tak disediakan rasa aman. tak ada mimpi dan kantuk yang nikmat. …

Puisi: Nikah Laut (Karya Dorothea Rosa Herliany)

Nikah Laut Garam-garam itu kauperas dari keringat nelayan. aku pilih ikan-ikan dari persetubuhannya dengan la…
© Sepenuhnya. All rights reserved.