Puisi: Si Ikan Asin (Karya F. Rahardi) Si Ikan Asin si ikan asin yang gurih yang dipanggang; yang ditendang yang di …. yang telah dilupakan tak diingat-ingat lagi tak disebu…
Puisi: Kenangan (Karya A. Munandar) Kenangan Dan saat aku melihat kembali, debu-debu itu telah beranak-pinak. Bunga angin tidak bisa melenyapkan…
Puisi: Banda Aceh (Karya Mustafa Ismail) Banda Aceh: Obrolan Suatu ketika, entah kapan, kita mulai lagi sebuah obrolan Sekedar melepas kangen, atau men…
Puisi: Bingkai Foto di Ruang Makan (Karya Wahyu Prasetya) Bingkai Foto di Ruang Makan setelah agak lama berdiam dalam piring serta mangkuk kosong, aku bergegas untuk kembali pada anak-anakku yang mengeram. d…
Puisi: Bukit-Bukit Pasir (Karya Ragil Suwarna Pragolapati) Bukit-Bukit Pasir Sang Yogawan pun mengembara, pagi-sore dan siang-malam Di gurun pasir, dia asyik menyimak misteri kehidupan “Tandus lagi kering. Pa…
Puisi: Bangsa Kafir (Karya Mohammad Diponegoro) Bangsa Kafir (Puitisasi terjemahan al-Qur’an: Al-Kafirun) Katakan hai bangsa kafir. Tak akan aku sembah sesembahanmu. Takkan juga kausembah sesembah…
Puisi: Perenjak (Karya Ajamuddin Tifani) Perenjak baik! Untuk itukah cuma burung perenjak yang tengah asyik menyanyi segera untuk menyatakan: "Tidak!" tapi burung perenjak pun puny…
Puisi: Mbah Merapi (Karya Sindhunata) Mbah Merapi Malam gelap, malam yang hijau hijau bulan, hijau dedaunan hijau kuda-kuda menderap turun ke Alas …
Puisi: Di Kampung Tak Ada Laut (Karya Bambang Set) Di Kampung Tak Ada Laut Di kampungku tak ada laut gelombang hanya tarian rumput meliuk-liuk ditiup Satu mulut Kemarau adalah rumah pergaulan Bocah be…