Postingan

Puisi: Syair Musim Dingin (Karya Linus Suryadi AG)

Syair Musim Dingin Musim dingin singgah di Eropa menghalangi jalan-jalan Musim dingin singgah di Amerika membekukan permukiman Musim dingin s…

Puisi: Anak Kecil di Tengah Lautan (Karya Dodong Djiwapradja)

Anak Kecil di Tengah Lautan Kita tidak pernah belajar bagaimana para nelayan berlayar. Ketika ombak datang didorongnya ke muka …

Puisi: Elegi Menunggu Dirinya (Karya M. T. Shah Jahan)

Elegi Menunggu Dirinya Hujan terjun di atas kepalaku dan aku berseru padamu. Sayangku, keberadaanmu di mana? Kamu sudah meninggalkan rumahmu semenjak…

Puisi: Sayapku Terlalu Mungil (Karya Utia Yuni Azka R)

Sayapku Terlalu Mungil Sayapku terlalu mungil untuk mengepak jauh ke langit hening yang asing sunyi yang tak terkira hinggap dari ranting ke ranting …

Puisi: Amanah (Karya Riyanto)

Amanah Hari terus berganti Waktu terus tergerus Aral rintangan terus silih berganti Namun niat tulus tak pernah pupus Kami di sini hadir Tuk jaga ama…

Puisi: Bintang Malam (Karya Linus Suryadi AG)

Bintang Malam     Semesta hariku menjadi lain, sejak hujan-musimpun menepiskan dingin tanpa angin, diam diam diam mengguyur kelam, di langit semerbak…

Puisi: Kasmaran Para Linguis (Karya Esha Tegar Putra)

Kasmaran Para Linguis Tiga pohon angsana tumbang sehabis hujan, cinta kita. Sepuntalan benang kusut sebelum disulam, cinta kita. Bar…

Puisi: Selendang (Karya Linus Suryadi AG)

Selendang Kau sampirkan selendang ke samping kiri pundakmu Kau sampirkan menyilang lipatan dukacita hidupm…

Puisi: Selayar Waktu Berdarah (Karya Astri Wijaya Fitria)

Selayar Waktu Berdarah Remang kilau cahaya rembulan larut beriringan malam Gegap derap langkah yang kian ringkih  Heningnya menyeret dalam ruang wakt…
© Sepenuhnya. All rights reserved.