Postingan

Puisi: Selayar Waktu Berdarah (Karya Astri Wijaya Fitria)

Selayar Waktu Berdarah Remang kilau cahaya rembulan larut beriringan malam Gegap derap langkah yang kian ringkih  Heningnya menyeret dalam ruang wakt…

Puisi: Gang Depan Rumahmu (Karya Gunoto Saparie)

Gang Depan Rumahmu malam itu gerimis turun  di gang depan rumahmu basah wajah dan berlinangan daun-daun  mengapakah kau ragu membuka pintu malam itu …

Puisi: Garis Trah (Karya Riyanto)

Garis Trah Bersua di pesisir pantai Parangtritis Diiringi angin laut menderu dan berhembus Tersibak riak ombak bergulung tipis-tipis Kaki-kaki mungil…

Puisi: Raden Ajeng Kartini (Karya Sides Sudyarto D. S.)

Raden Ajeng Kartini Bagai lilin menyala dalam gelap semesta Kau terangi kaum wanita Indonesia Hingga mampu meraba jalan masa depan Melawan nasib yang…

Puisi: Gubug Sampan (Karya Linus Suryadi AG)

Gubug Sampan Di pantai ada gubug. Di gubug ada sampan Dan kita duduk di bawah gubug, bersampan Dan kita pandan…

Puisi: Lambang (Karya Yudhistira A.N.M. Massardi)

Lambang Satu terbunuh Raksasa berkaki delapan dibangunkan Berjuta jiwa digerakkan. Dipacu maju Hari sangat sibuk Berkering…

Puisi: Ibu (Karya Widya Oktaviani)

Ibu Ibu... Kaulah pelita hatiku Kau selalu menemaniku Di dalam suka dukaku Ibu... Perjuanganmu sungguh berarti bagiku Dan akan kuingat selalu Semua j…

Puisi: Kemerdekaan Hati (Karya Ita Fatia)

Kemerdekaan Hati Berjuanglah untuk cinta Seburuk apapun masa lalumu Kau berhak atas cinta Sebab, setiap hati Adalah hati yang merdeka Gumelar, 15 Mei…

Puisi: Jiwa yang Terusik (Karya Riyanto)

Jiwa yang Terusik Coretan tinta Hilang tanpa noda Coretan jiwa Kekal untuk selamanya 18 Maret 2022 Analisis Puisi: Puisi “Jiwa yang Terusik” karya Ri…
© Sepenuhnya. All rights reserved.