Puisi: Sebuah Bucket Bunga dan Sepotong Coklat (Karya Riyanto) Sebuah Bucket Bunga dan Sepotong Coklat Telah terpatri sebuah janji tulus dan suci Terukir emas tertanam dalam hati Tiba sebuah bucket bunga yang ind…
Puisi: Obladi Oblada (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Obladi Oblada Asap keluar pintu Rokok menjuntai di tangan Radio bernyanyi Siapa keluar pintu Obladi oblada Dia datang mengambil lem di meja Apa yang …
Puisi: Dua Pria (Karya Linus Suryadi AG) Dua Pria Kusaksikan 2 pria kembar Mengusir iblis Makhluk bertanduk Dalam mimpiku Pria kembar yang tampan …
Puisi: Gadis Sulung Berdikari (Karya Riyanto) Gadis Sulung Berdikari Telah lama kukenal dirimu Seorang gadis pendiam dan pemalu Bekerja dengan diam dan malu-malu Tanpa banyak bicara dan debat kus…
Puisi: Herman (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Herman herman tak bisa pijak di bumi tak bisa malam di bulan tak bisa hangat di matari tak bisa teduh di tubuh tak bisa biru di lazuardi tak bisa tun…
Puisi: Jurang (Karya Linus Suryadi AG) Jurang "Monika!" teriak seseorang di tebing kanan "Merdeka!" balas seorang di tebing kiri Lalu keduanya melambai-lambaikan…
Puisi: Amuk (Karya Sutardji Calzoum Bachri) Amuk ngiau! kucing meraung dalam darah dia menderas lewat dia mengalir ngilu ngiau dia bergegas lewat dalam aortaku dalam rimba darahku dia besar dia…
Puisi: Syair Musim Dingin (Karya Linus Suryadi AG) Syair Musim Dingin Musim dingin singgah di Eropa menghalangi jalan-jalan Musim dingin singgah di Amerika membekukan permukiman Musim dingin s…
Puisi: Anak Kecil di Tengah Lautan (Karya Dodong Djiwapradja) Anak Kecil di Tengah Lautan Kita tidak pernah belajar bagaimana para nelayan berlayar. Ketika ombak datang didorongnya ke muka …