Postingan

Puisi: Ketika Dipisahkan (Karya Irawan Sandhya Wiraatmaja)

Ketika Dipisahkan Ketika kulit terpisah dari daging-daging apakah masih bisa dikenali kelaminmu Yang tumbuh di kota-kota di dalam baju dan celana yan…

Puisi: Khayalan untuk Nenekku (Karya Nersalya Renata)

Khayalan untuk Nenekku ( 1 ) selembar uang plastik : cukup untuk membayar tagihan telepon. listrik, dan belanja-belanji 30 tahun kedepan. Kh…

Puisi: Sajak Sakit (Karya Andre Hardjana)

Sajak Sakit siapa tamu yang di luar itu yang selalu memandang cemas dan ragu pada pintu yang terus diketukinya dengan batuk-batuk kehadira…

Puisi: Rerumputan Makam (Karya Irawan Sandhya Wiraatmaja)

Rerumputan Makam siapa yang berziarah? Ilalang merunduk membuka waktu gundukan tanah yang membaca kesenyapan. Nisan yang diam di antara mata yang bas…

Puisi: Yang Tak Kau Tahu dari Duri pada Tubuhku (Karya Ehfrem Vyzty)

Yang Tak Kau Tahu dari Duri pada Tubuhku Ada yang tak kau tahu dari gemerlap bintang pada semesta setelah disergap gelap Ada yang tak kau tahu dari g…

Puisi: Kamar Ini (Karya Andre Hardjana)

Kamar Ini kamar ini mengasingkan kita dari teriknya angin yang tiada hentinya menghalaukan debu ke sekujur kota kesayangan bagaikan sepas…

Puisi: Insomnia (Karya Fitri Yani)

Insomnia malam hanya sepotong kertas karbon hitam ditembusi cahaya lubang demi lubang seperti lentera di balik tirai di bawah mata bin…

Puisi: Sajak dari Perkampungan Nelayan (Karya Tri Astoto Kodarie)

Sajak dari Perkampungan Nelayan selamat siang, saudaraku pelaut-pelaut bugis yang perkasa lihatlah matahari terkantuk-kantuk kelelahan menggelantung …

Puisi: Bulan Putih (Karya Fitri Yani)

Bulan Putih tak pernah aku mencintaimu sedalam itu, kasihku seperti saat kau meninggalkanku begitu saja malam pun menelanku, malam yang gela…
© Sepenuhnya. All rights reserved.