Postingan

Bukan Karena Selingkuh, Tapi Karena Tradisi Mertua yang Ribet

Oleh Laila Fi Hidayati Nur Fadhilah Tidak semua pernikahan berakhir karena drama besar seperti perselingkuhan atau kekerasan. Tidak sedikit rumah tan…

Puisi: Setitik Nur (Karya Hamid Jabbar)

Setitik Nur di dalam waktu dan malam yang mengalirkan gairahnya lahirlah aku setitik nur pijar-Mu dan beranak-pinak dari tanda…

Puisi: Indonesiaku (Karya Hamid Jabbar)

Indonesiaku jalan berliku-liku tanah airku penuh rambu-rambu indonesiaku Sehelai karcis di genggaman, hari se…

Puisi: Tajam Hujanmu (Karya Sapardi Djoko Damono)

Tajam Hujanmu     tajam hujanmu     ini sudah terlanjur mencintaimu: payung terbuka yang bergoyang-goyang di tangan kananku, air yang menetes dar…

Puisi: Wajah Kita (Karya Hamid Jabbar)

Wajah Kita bila kita selalu berkaca setiap saat dan di setiap tempat maka tergambarlah: alangkah bermacamnya wajah kita yang…

Puisi: Pada Suatu Bulan yang Cerah (Karya M. Poppy Hutagalung)

Pada Suatu Bulan yang Cerah pada suatu bulan yang cerah kutemui sepasang mata kujumpai sebuah hati baja mendenyut kejantanan di buluh-buluh nadinya m…

Puisi: Sudah Kubilang, Jangan Kamu ke Sana (Karya Sapardi Djoko Damono)

Sudah Kubilang, Jangan Kamu ke Sana (1) Sudah kubilang, jangan kamu ke sana. Sudah Kubilang, Jangan Kamu ke Sana (2) Ternyata memang tak ada p…

Puisi: Bunga-Bunga di Halaman (Karya Sapardi Djoko Damono)

Bunga-Bunga di Halaman mawar dan bunga rumput di halaman: gadis yang kecil (dunia kecil, jari begitu kecil)  menudingnya mengapakah perempu…

Puisi: Sepatu (Karya Sapardi Djoko Damono)

Sepatu Kau tak merasa sepatumu telah menginjak kerikil dan daun tua di jalan kecil itu; kau tak mendengar pe…
© Sepenuhnya. All rights reserved.