Puisi: Singapura (Karya Lazuardi Anwar) Singapura Sebuah kota sedang melalap bangganya sendiri di puncak selang seling kenderaan bergisir sepi telah lama mati ketika kita saling mendekati. …
Puisi: Lanskap (Karya Iswadi Pratama) Lanskap Di rumpun perdu mimpi sebutir batu warna jernih pagi datang kepada tepi tak berkata, tercerap c…
Puisi: Lahir Sesudah Itu Apa (Karya Lazuardi Anwar) Lahir Sesudah Itu Apa Memberat janin di sela-sela usus lahir bernapas sesudah itu apa. Apa yang bisa dicatat berakhir terlepas tiada lagi. Kembali ya…
Puisi: Aku Akan Melupakanmu dengan Tenang (Karya Iswadi Pratama) Aku Akan Melupakanmu dengan Tenang (1) Aku telah mencintaimu terlalu dalam dan menerima begitu banyak rasa sakit…
Puisi: Dalam Bayang (Karya Lazuardi Anwar) Dalam Bayang Dalam bayang luka riang riak laut danau meramu ke dalam. Angin sore menampar pada pipi aiih, apakah engkau gadis yang kucari ombak danau…
Puisi: Jangan Biarkan Aku Kelu (Karya Taufiq Ridwan) Jangan Biarkan Aku Kelu Telanjanglah depanku O engkau yang ada Ataukah engkau Tiada? Antara wajah engkaukah itu menatap? Anta…
Puisi: Hari-Hari di Musim Panas (Karya Mahbub Djunaidi) Hari-Hari di Musim Panas Landai tanah tiada bertopi Bendungan air gemuruhnya sepi Merayaplah tiap tumbuhan merayap Gemuruh tiada ‘kan sampai tepi Kus…
Puisi: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia (Karya Sides Sudyarto D. S.) Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Beribu pulauku, Indonesia Luas samudramu tak bertepi Air dan bumi Milik bersama Bangsaku. Berjuta jiwa …
Puisi: Siti Surabaya (Karya F. Aziz Manna) Siti Surabaya karena aku terlahir di sini dari keluarga seperti ini maka namaku siti, siti jamilah tepatnya lambang kesuburan dan keindahan…