Puisi: Kosong (Karya Abraham Dali Darto) Kosong Sekarang aku bisa lihat tatapanmu Menembus cakrawala yang tak berujung Kisah sudah usai Membangkitkan kenangan yang mungkin sudah punah Sekara…
Puisi: Sehabis Penyeberangan Sungai Maong Thang (Karya Mawie Ananta Jonie) Sehabis Penyeberangan Sungai Maong Thang Sehabis penyeberangan sungai Maong Thang malam itu, lalu bersaling d…
Puisi: Lorong (Karya Abraham Dali Darto) Lorong Malam telah larut, dan aku masih berdiri Di sebuah jalan entah apa ini Kulihat lorong-lorong yang semuanya gelap Menyapu hawa dingin Yang memb…
Puisi: Rosario (Karya Anthony Sutanto Atmaja) Rosario ( 1 ) Merangkai mawar di tanah gersang yang rindu hujan. Merangkai harap tak berkesudahan. Rosario ( 2 ) Memantrakan doa-doa bung…
Puisi: Sore (Karya Abraham Dali Darto) Sore Matahari telah terbenam Meninggalkan sisa yang tak pasti Hati terasa gundah Melambungkan asa yang tak pasti Suara gema adzan menggetarkan rasa y…
Puisi: Aku Membaca Ragu (Karya Anthony Sutanto Atmaja) Aku Membaca Ragu Aku membaca ragu, di perbatasan musim waktu itu Riak-riak ketakutanku yang menggelembung Ada batas-batas kecemasan yang men…
Puisi: Jejakmu (Karya Abraham Dali Darto) Jejakmu Jejakmu menghantarkan aku dalam pelukanmu Yang senantiasa aku terjatuh dalam peluh percintaan Memancarkan cahaya seperti mutiara Bagaimana ku…
Puisi: Panggil Aku Puisi (Karya Moh. Ghufron Cholid) Panggil Aku Puisi Bila kau kehabisan cara Menyuarakan segala Panggil aku puisi Aku yang akan menyuarakan Sampai kebenaran Benar-benar sampai dalam ge…
Puisi: Simpang Cinta (Karya Moh. Ghufron Cholid) Simpang Cinta Mari, marilah mari Kita rasakan debaran Simpang cinta Yang mengasingkan nestapa Simpang yang membuatmu betah Bersetia dalam berkhidmah …