Postingan

Puisi: Biarkan Kami (Karya Fikar W. Eda)

Biarkan Kami (untuk Aceh dan suku lainnya di negeri ini) Biarkan kami tegak di sini menahan gigil angin yang…

Puisi: Tahajud Ulang Kenangan (Karya Dimas Arika Mihardja)

Tahajud Ulang Kenangan Embun basuh daun terasa ada unggun merimbun Sementara genangan kenangan bersama-Mu …

Puisi: Silaturahmi (Karya Dimas Arika Mihardja)

Silaturahmi Sekian kali kukunjungi makam-makam peradaban di altar persembahan kita sama merasa asing oleh derap-waktu dan tahu jalan yang d…

Puisi: Rahasia Cinta (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Rahasia Cinta Rahasia cinta ada pada bunga yang tak pernah ingkar Memekarkan dirinya demi kupu-kupu Yang membutuhkan madu untuk menitikkan s…

Puisi: Telepon (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa)

Telepon Aku selalu menelepon-Mu langsung terhubung tanpa nada tunggu dengan sinyal jernih sepanjang waktu t…

Puisi: Aku dan Kataku (Karya Rini Intama)

Aku dan Kataku Aku dan kata mencintaimu, menyelinap di antara syair-syair mengalir bersama butir-butir pasir laut, bukankah sama seperti ketika men…

Puisi: Dalam Kemah (Karya Goenawan Mohamad)

Dalam Kemah Sudah sejak awal kita berterus terang dengan sebuah teori: cinta adalah potongan-potongan pendek interupsi – lima menit, tujuh…

Puisi: Malam Minggu (Karya Joko Pinurbo)

Malam Minggu Malam minggu, malam para jomblo, malam para penunggu. Pengembara muda duduk gelisah di ber…

Puisi: Sajak Rindu (Karya Rini Intama)

Sajak Rindu Petikan dawaimu menelanjangiku aku telanjang di atas langit malam imajinasi liarku menari meliuk-liuk lepas memanggang hasrat m…
© Sepenuhnya. All rights reserved.