Postingan

Puisi: Pada Sebuah Kota Lama (Karya Gunoto Saparie)

Pada Sebuah Kota Lama pada sebuah kota lama kutemukan duka ada rasa cemas akan kehilangan ada jejak-jejak yang masih membekas ketika riwayat membeku …

Puisi: Belerang Biru (Karya Husain Landitjing)

Belerang Biru (1) ia sangat rindu untuk sampai lekas ke rumahnya lantaran janji serta suatu kehendak besar betapapun beratnya mengatasi akan sebuah m…

Puisi: Pada Malam dari Seribu Bulan (Karya Upita Agustine)

Pada Malam dari Seribu Bulan Muara dari seribu malam Bintang-bintang merendah Gunung-gunung meninggi Bergetar di bibir langit Dan ketika …

Puisi: Ketika Berangkat Kuliah (Karya Gunoto Saparie)

Ketika Berangkat Kuliah 1975 antara patehan kidul sampai purwanggan aku menghela angin dan harapan menikmati gelisah detik arloji di tangan hanyut pa…

Puisi: Lagu yang Kian Jauh (Karya Upita Agustine)

Lagu yang Kian Jauh Kau dengarkah cintaku, lagu yang kian jauh Melelapkan kita di dunia kerahasiaan Jangan biarkan dia luput dan berakhir D…

Puisi: Kinanthi Besalen Pandai Besi (Karya Iman Budhi Santosa)

Kinanthi Besalen Pandai Besi Kepada tungku, kepada palu baja sedia bersekolah. Mau berguru berpijar menakar desis ububan ikhlas tinggal bahan kembali…

Puisi: Aku Membaca Puisi Dari Wajah-Mu (Karya Elle Geraldine)

Aku Membaca Puisi Dari Wajah-Mu Pagi ini kubaca puisi yang khusyuk Menulis keresahan Dengan diam-diam Seulas senyum terpaksa hadir Saat terik jatuh d…

Puisi: Kepada Cahayani-ku (Karya Ehfrem Vyzty)

Kepada Cahayani-ku Tak ada yang lebih anggun seperti jingga pada senja, Selain kenangan-kenangan hari lalu bertakhta agung di mata sipit milikmu itu …

Puisi: Penjarah Sahaja (Karya Sosiawan Leak)

Penjarah Sahaja ( - bagi Gusmus ) Kesahajaan adalah ; mata air yang mengucur dari gunung menjelma teduh ka…
© Sepenuhnya. All rights reserved.