Bisnis

header ads

Puisi: Melaut Benciku (Karya Amal Hamzah)

Melaut Benciku

Melaut benciku terhadap manusia
melaut pula benciku terhadap ku sendiri
karena dalam kelakuan mereka
terlihat olehku prangaiku asli.

Menjilat!
Menipu!
Membohong!
Memeras!

Kelakuan dibuat-buat supaya
perut kosong gendut seperti tong!

Mulut ketawa:
tampak gigi
kuning
tak pernah digosok,
bau mulut busuk bagai bangkai!

Bah!
Inikah yang dinamakan dunia!
Dunia yang penuh tipu-cedera!

Kalau boleh kupinta dulu
aku tak usah lahir ke dunia-tipu
tapi malang!
Aku lahir bukan kehendakku!

Dalam pelukan cinta berahi
tumbuh benih membusuk diri.
Tercampak ke dunia
sebagai hasil nafsu kedua!

Bah!
Kalau boleh kupinta dulu
jangan badan datang ke mari!


"Puisi: Melaut Benciku (Karya Amal Hamzah)"
Puisi: Melaut Benciku
Karya: Amal Hamzah

Posting Komentar

0 Komentar