Balada Anak Perempuan Suto Kluthuk

Anak perempuan Suta Kluthuk
anak musim yang tak minta dilahirkan
saat malam mengapung
dalam suara hantu wajah burung
pisau bambu kunyit empu
sayat plasenta ari-ari ya saudaranya
tangisnya menderu
keluh ibu tenggelam di pepau
dia anak zaman kembara jiwa
pembawa amanat penunggu gunung Utara.

Anak perempuan Suta Kluthuk
lama simpan luka dendam derita perang
timang ibu tak obati jiwa lapar
ibu bicara sendiri dengan bahasa tak dimengerti
genduk buatlah horizon runduk
dari suntingan priyayi berkuluk
ia meronta sembunyi di hutan obsesi
cintanya panduan tembang dan tari
siang malam digubahnya geguritan
angina utranya nafasku
air utara ya darahku
tanah utara ya dagingku
batu utara ya tulangku
bumi dan langit ibu bapakku 
jangan coba membunuhku
kutuk pada ujung lidahku.

Bogor
November, 1996
"Puisi: Balada Anak Perempuan Suto Kluthuk (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Balada Anak Perempuan Suto Kluthuk
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top