1996

Puisi: Menjadi Penyair Lagi (Karya Acep Zamzam Noor)

Menjadi Penyair Lagi Melva, di Karang Setra, kutemukan helai-helai rambutmu Di lantai keramik yang licin. Aku selalu terkenang kepadamu Seti…

Puisi: Pohon Jiwa (Karya Zainal Arifin Thoha)

Pohon Jiwa Tiada hanya siang, malam inipun daun-daun Tasbihku berguguran, ngelumpruk berserakan Di pertamanan. Kota makin ramai, para kelelahan Para …

Puisi: Ketapang-Gilimanuk (Karya Acep Zamzam Noor)

Ketapang-Gilimanuk Bermula dari ombak pasang Yang menyediakan ruang Bagi tubuhku Ulakan air melahirkan kata-kata Yang berloncatan sepert…

Puisi: Bintang Pagi (Karya Goenawan Mohamad)

Bintang Pagi Bintang pagi: seperti sebuah sinyal untuk berhenti. Di udara keras kata-kata berjalan, sejak malam, dalam tidur: somnabulis pel…

Puisi: Aku Berkelana di Udara (Karya Wiji Thukul)

Aku Berkelana di Udara aku berkelana di udara singgah di gelombang-gelombang radio diudara kalian tak bisa mendusta gelombang radio tak bisa dibungka…

Puisi: Kuterima Kabar dari Kampung (Karya Wiji Thukul)

Kuterima Kabar dari Kampung kuterima kabar dari kampung rumahku kalian geledah buku-bukuku kalian jarah tapi aku ucapkan banyak terima ka…

Puisi: Busuk (Karya Wiji Thukul)

Busuk derita sudah matang, bung bahkan busuk : tetap ditelan? 17 November 1996 Sumber:  Aku Ingin Jadi Peluru (2000) Analisis Puisi : Puisi "Bus…

Puisi: Baju Loak Sobek Pundaknya (Karya Wiji Thukul)

Baju Loak Sobek Pundaknya Siang tadi aku beli baju harganya murah harganya murah bojoku di pedagang loak di pedagang loak bojoku p…

Puisi: Ibunda (Karya Wiji Thukul)

Ibunda Ibunda akhirnya menjengukku juga datang ke penjara dari kampung ke ibukota melihat anak tersayang babak belur dianiaya tentara Ibunda akhirnya…

Puisi: Buat Lina Sagaral Reyes (Karya Acep Zamzam Noor)

Buat Lina Sagaral Reyes Peluru yang ditembakkan ke udara Adalah nasibmu: Sebuah air mancur, sumber kata yang jernih Di antara batu hitam, …

Puisi: Dongeng Marsinah (Karya Sapardi Djoko Damono)

Dongeng Marsinah (1) Marsinah buruh pabrik arloji, mengurus presisi: merakit jarum, sekrup, dan roda gigi; waktu memang tak pernah kompromi…

Puisi: Ode Prajurit Tanpa Nama (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Ode Prajurit Tanpa Nama Bendera-bendera berkibar di udara Burung-burung bernyanyi di dahannya Dan orang-ora…
© Sepenuhnya. All rights reserved.