1996

Puisi: Di Kamar (Karya Wiji Thukul)

Puisi di Kamar sepasang burung dara berkasihan tiga meter di depanku seharian tak ada matahari langit kelabu bayangan tumpukan buku pulpen kertas abu…

Puisi: Sajak tentang Keluarga Badut (Karya Juniarso Ridwan)

Sajak tentang Keluarga Badut aku membuat buku dari gumpalan sampah, tiba-tiba batu pun berserakan, berbicara tentang rumah, sabun dan celana dalam. A…

Puisi: Siapa (Karya Ediruslan PE Amanriza)

Siapa Siapa bernyanyi di tepi telaga Menghitung hari dalam dendangnya Siapa tak pulang berbilang purnama Mengapa tak sebut dalam pantunnya Bukankah d…

Puisi: Rumah Jagal (Karya Zen Hae)

Rumah Jagal para pemburu meneluh malam bayang kita tersalib di dinding hujan paku dan beling meleleh dari genting perih kian dera…

Puisi: Aku di Punggung Patung Kerbau (Karya Toto ST Radik)

Aku di Punggung Patung Kerbau Selalu engkau bercakap tentang kampung yang subur tetapi yang berhamburan dari mulutmu ialah kawanan tikus pemu…

Puisi: Mengenang Ayahanda (Karya Sutan Iwan Soekri Munaf)

Mengenang Ayahanda Terpisah Kembali jarak memadu resah Sementara rindu berpacu Aku pun ragu Setelah waktu berjalan sudah Aku lelah mencari kata tanpa…

Puisi: Seorang Lapar (Karya Raudal Tanjung Banua)

Seorang Lapar Seorang lapar meminta nafas kepada batu-batu dan cadas Kaukah yang menutup mata saat fajar tel…

Puisi: Ranjang Putih (Karya Joko Pinurbo)

Ranjang Putih Ranjang telah dibersihkan. Kain serba putih telah dirapikan. Laut telah dihamparkan. Kayuhlah perahu ke teluk persinggahan…

Puisi: Salam Untukmu (Karya Dianing Widya Yudhistira)

Salam Untukmu Dengan sebukit malu Kuuntai sajak ini Tanpa tahu – berarti atau tak Karena rindu hanya mampu bicara Pengembaraanku padamu Tak pernah be…

Puisi: Literatur Suara (Karya Irawan Sandhya Wiraatmaja)

Literatur Suara "Kuberikan seluruh suaraku padamu," kata kaleng yang masih menyembunyikan harum ikan sardencis dalam mulutnya, kepada kucin…

Puisi: Membaca Sejarah (Karya Djoko Saryono)

Membaca Sejarah Ibu, ibu, siapa telah menanam semiotika kemegahan sriwijaya, majapahit, dan tiga setengah abad kolonialisme Belanda ke dalam rongga d…

Puisi: Surat (Karya Djoko Saryono)

Surat (1) surat-suratmu telah kuterima dari kecil dulu, disampaikan bunda tercinta tatkala waktu tiba, tatkala adzan bergema ampuni, begitu lama tak …
© Sepenuhnya. All rights reserved.