Puisi: Belajar pada Laut Sunyi (Karya Widodo Arumdono) Belajar pada Laut Sunyi belajar pada laut sunyi-mu kesadaran terbangun mengubur segala mati di angkasa sepi di sepi kediaman-mu kusiangi rawa-rawa ke…
Puisi: Ada yang Tak Kunjung Usai (Karya Nurhayat Arif Permana) Ada yang Tak Kunjung Usai ada yang tak kunjung usai kau ceritakan bagaimana pasir menyerap buih yang dipendarkan ombak dengan tabah dan amat ikhlas l…
Puisi: Sore Hari Berjalan Menuju Laut (Karya Nurhayat Arif Permana) Sore Hari Berjalan Menuju Laut sore hari berjalan menuju laut kau pandang matahari agak condong kemerahan kilaunya kau bernyanyi sepanjang pantai men…
Puisi: Aku Takut (Karya Nurhayat Arif Permana) Aku Takut aku takut jika malam tiba-tiba menjadi siang sementara aku sedang mencari-cari kata yang telah kita sepakati itu jangan dibiarkan merajalel…
Puisi: Luka Padang (Karya Iyut Fitra) Luka Padang "jangan ucap apa-apa kalau hanya berarti selamat malam!" lalu diantarkan kita ke berbagai persoalan tahun-tahun hanyut. seperti…
Puisi: Apologia Sepasang Mata (Karya Ahmad Syubbanuddin Alwy) Apologia Sepasang Mata Abdurrahman Wahid //1// Di bawah bentangan malam yang semakin memanjang ke ujung dermaga, dari semenanjung kota-kota tua: mung…
Puisi: Nostalgia Taman (Karya Ahmad Syubbanuddin Alwy) Nostalgia Taman Cecep Syamsul Hari Di sudut taman itu, --di suatu detik yang aneh waktu meleleh di antara serbuk cahaya lampu dan rumpun perdu separu…
Puisi: Agenda Hari Tua (Karya Ahmad Syubbanuddin Alwy) Agenda Hari Tua Megawati Soekarnopoetri Duduk di sebuah taman kota, sendiri dan menepi seraya merenung, membayangkan agenda tua yang nyeri tanganku b…
Puisi: Orang-Orang Percetakan Lewat Tengah Malam (Karya Iman Budhi Santosa) Orang-Orang Percetakan Lewat Tengah Malam Dengan sabar dan sekaligus pintar mereka jaga mesin-mesin itu berputar. Meronda gigi, rol tinta, bunyi suar…
Puisi: Montmarte (Karya Acep Zamzam Noor) Montmarte ( Buat Agam Wispi ) Sesuatu yang mirip bukit, bertangga-tangga Sesuatu yang mengingatkanku pada pu…
Puisi: Terus Terang Saja (Karya Wiji Thukul) Terus Terang Saja apakah aku ini tepung terigu atau gumpalan kapas atau cabe busuk yang merosot harganya sehingga harus ditolong atau kayu gelondonga…
Puisi: Riwayat Waktu (Karya Badruddin Emce) Riwayat Waktu "8 Desember 1996 sendirian dari desa Kedu" Apa bedanya dengan batu-batu di galengan? Pada riwayat panjangmu Juga tersandar ba…