Nyanyian Suto Untuk Fatima


Dua puluh tiga matahari
bangkit dari pundakmu.
Tubuhmu menguapkan bau tanah
dan menyalalah sukmaku.
Langit bagai kain tetoron yang biru
terbentang
berkilat dan berkilauan
menantang jendela kalbu yang berdukacita
Rohku dan rohmu
bagaikan proton dan elektron
bergolak
bergolak
di bawah dua puluh tiga matahari.
Dua puluh tiga matahari
membakar dukacitaku.
 
 
"Puisi: Nyanyian Suto Untuk Fatima"
Puisi: Nyanyian Suto Untuk Fatima
Karya: W.S. Rendra

Post a Comment

loading...
 
Top