loading...

Balada Orang-orang Kampung Lor

Orang-orang Kampung Lor di kota itu
tak pernah tahu apa yang tengah meraja
di antara deru kehidupan dunia
mereka bangun pagi dan bekerja seadanya
sembahyang dan selamatan sederhana
ketika kehidupan menghadirkan kelahiran
ketika batas waktu menghadirkan kematian
ada tawa dan tangis saat panen di sawah
ada tawa dan tangis saat panen di laut
ada tawa dan tangis saat hidup carut-marut.

Orang-orang Kampung Lor tak pernah neka-neka
dunia selebar daun pisang selebar daun kelor
semua sama saja jika memang telah seharusnya
Allah Maha Pengatur manusia yang penggusur
lalu ke mana hilangnya putih hilanya nur
Orang-orang Kampung Lor membiarkan segalanya
mengalir bersama waktu seirama ombak
yang selalu setia membasuh Jepara kian tua.

Bogor, 1996
"Puisi: Balada Orang-orang Kampung Lor (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Balada Orang-orang Kampung Lor
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top