Seruan Pejalan Kaki

Ini trotoar tuan!
Tempat kami berjalan
tempat kami mengenal keadilan
tempat kami mematuhi perundang-undangan.

Mungkin kemacetan ini masih sama dengan kemacetan yang lalu
banjaran kendaraan berdesakan, merayap jalan yang kian sesak
tapi tuan-tuan yang melintas sama saja dengan tuan-tuan lintasan lalu
masih tak peduli! Sedangkan urusan kita sama-sama mendesak
: melayani alur-alir kota yang kian acuh dalam warta.

Turunlah! Ikuti jalurmu, sebagaimana kami dengan sabar menyelusuri jalur kami
sebab kami tak sanggup menghitung berapa banyak hak kami yang tercuri
sebab kami tak lagi peduli pada drama tirani di televisi

Di sini saja! Di atas trotoar belajar mengenal keadilan
agar undang-undang yang berkumandang tak terasa sumbang
meski setiap tapak harap dalam dekap kian lesap!

Cilegon, Banten
10 Februari 2012
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiSeruan Pejalan Kaki
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||
Loading...

Post A Comment:

0 comments: