Puisi: Di Kedalaman Mimpi Manusia (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Di Kedalaman Mimpi Manusia Manusia manusiawi, kemanusiaan dalam teori Antara genangan sampah dan kumuh rumah-…
Puisi: Bayang [Aku] Maut (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Bayang (Aku) Maut Pada akhirnya kau takkan sanggup temukanku antara puing percumbuan di kota yang kutinggalk…
Puisi: Usaikah Hari (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Usaikah Hari Kepada siapa lagi kupercayakan suara jika angin tak henti menguping mengabarkan pada seisi bumi aku terperangkap dalam butira…
Puisi: Perjalan Kemarin (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Perjalan Kemarin ( Bersama Kang Omat ) Kemarin kita satu kereta. Di gerbong lima dari stasiun Merak ke Tanah…
Puisi: Gelagat (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Gelagat Lirik lagu boleh islami Tapi bagaimana dengan yang nyanyi? Dan bagaimana dengan penonton yang lagi mabuk di bawah panggung itu? An…
Puisi: Sebuah Doa untuk Malam Ini (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Sebuah Doa untuk Malam Ini Sembilan februari dua ribu dua belas, sebuah pinta dari aktivis mahasiswa jambi "malam ini kawan, mari berdoa ag…
Puisi: Isyarat Kehidupan Itu Kematiannya (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Isyarat Kehidupan Itu Kematiannya (: Astry Anjani ) Kekasih, entah mengapa aku jadi begitu manja. Minta senyum, minta tawa, minta keceriaan menar…
Puisi: Menjadi Presiden (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Menjadi Presiden Sudah, aku saja yang menjadi presiden aku juga bisa berpura-pura karena aku lahir dari rahim sandiwara. Aku juga pandai…
Puisi: Kasidah Langit (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Kasidah Langit Aku masih di sini melukis wajah langit yang tak pernah memiliki warna. Gigil meski bulan merona jingga. Burung-burung datang han…
Puisi: Kebijakan Tukang Tidur (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Kebijakan Tukang Tidur Peserta rapat paripurna mendengkur pimpinan rapat bicara tambah ngelantur "sepe…
Puisi: Tua-Tua Perawan (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Tua-Tua Perawan Itu loh.... si Mbok Minah minta nikah Umurnya sudah lima puluh tahun Tapi dia yakin lebih perawan Ketimbang anak SMP yang …
Puisi: Karang Pada Ombak (Karya Muhammad Rois Rinaldi) Karang Pada Ombak Karang di tepi laut itu terkikis Ombak telah berlaku curang membawa gelombang cinta deb…