Menyimak Perilaku Arimbi

Arimbi merasakan keteduhan
putri lestari batu beningnya kalbu
ketika diakui dan didoakan
ditembangkan dalam jiwa
gurit ketawang puspawarna
rembulan turun di dada
purnamanya membias terang buana
gelap sirna Arimbi jadi bayangnya.

Fajar menyapa sisa malam
diam-diam diikhlaskan
rembulan memucat di langit Barat
pagi semburat
mengantar beburung kecil menyapa alam
kemuning dan angsoka
bercengkerama
Arimbi terus menembang
sempurna dalam bayang.

Perempuan-perempuan mencari jejaknya
dalam sisa bias purnama
Arimbi menyatu dalam nafas mereka.

Cisarua
Oktober, 2000
"Puisi: Menyimak Perilaku Arimbi (Karya Diah Hadaning)"
Puisi: Menyimak Perilaku Arimbi
Karya: Diah Hadaning

Post a Comment

loading...
 
Top