loading...
Catatan


Lagi
kau tangkap aku
kucatat

Lagi
kau puntir tanganku
kucatat

Lagi
kau rotan tempurung kepalaku
kucatat

Lakukan
sampai aku berludah darah
biar terkumpul bukti

Lakukan
di depan orang ramai
tunjukkan kepada mereka
pistol dan pentungan kalian
biar mereka lihat sendiri

Lagi
kau aniaya aku
kucatat

Tubuhku adalah bukti
ketika kau pukul berkali-kali

'Rang ramai melihat sendiri
kucatat
aku terus mencatat


6 Mei 1995 - Kampung Kalangan, Solo
"Puisi: Catatan"
Puisi: Catatan
Karya: Wiji Thukul

Post a Comment

loading...
 
Top