loading...

Lingkaran Api

Waktumu sudah habis
aku telah datang dan turutlah bersamaku
akan kutunjukkan padamu sebuah gunung
terendam asin laut, mengakar di dadaku.

Musim yang kulalui tanpamu, seperti tali temali
hujan mengikatku pada seonggok perih
kemarau melilitku pada lipatan janji
silih berganti menangguhkan mimpi.

Aku sudah tak sanggup menerka arah angin
hentikan pengembaraanmu, sayang
hari mulai merangkak senja
aku tak punya banyak waktu
untuk mengeja penggalan kisah cinta.

Pertandingan belum usai
topeng-topeng masih menghiasi dinding
panggung itu sudah sangat lama merindu
kenakanlah semua kostum kepura-puraan
dan mari bercinta dalam lingkaran api. Lagi.

Cilegon, Banten
1 November 2011
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiLingkaran Api
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top