loading...

Selalu Saja

Ada langkah salah, lupa tujuan. Di jejak hujan
wajah-wajah tergenang lumpur,
adakah Tuhan belum usai mengukir rupa
segala amat muskil terejawantahkan dalam bahasa.

Ada dijulang-jalangkan ke langit-langit bumi.
Ada tepuk tangan, menabur kelopak bunga warna-warni
wangi sebatas hidung, pun pangkal tak pernah sampai dada.
Satu-persatu diam-diam memungut lelayunya di pojokan kamar 
: aku pemilik bunga pernah wangi.

Ada sumbang-sumbing suara menyuling keruh
kebenaran filsuf berjubah putih beringsut-ingsut
kutarik selimut di kedalaman tanya.
Sedangkan segelas susu selalu saja lupa kuminum.

Selalu saja....

Cilegon, Banten
2012
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiSelalu Saja
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top