Yang Tiada

Aku tak tahu di mana mulanya keasingan ini
masih terus kulangkahkan kaki meski terasa nyeri
seperti daun kering yang jatuh di atas aliran sungai
mengambang sampai hulu, menunggu tenggelam.

Pernah kucoba untuk berkaca pada mata air
pada embun di pucuk daun, pada diriku sendiri
tapi gambarannya tetap sama, kian tak beraturan
menjadi seserak pecahan topeng yang mengerikan

Aku terus mencari di antara rongga dada juga kepala
tentang masa yang ada namun tiada dapat kutemukan.

Cilegon, Banten
9 November 2011
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiYang Tiada
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top