loading...

Origo Mali

Kita mesti mendirikan keberanian di hati
menolak pemaksaan cinta dari aksara-aksara
sebab betapa banyak sudah terlestari
api kecemburuan Kain pada adiknya
dalam undang-undang, pidato, khotbah
pakaian kebesaran yang menutupi rasa malu

Khayal segala khayal bergairah di pesta lapar
namun siapa sanggah kejahatan juga merajalela
saat seseorang menjadi kaya dan kenyang?

Kalau mulut kita sekonyong kelu
makanan kita bukan lagi nasi
tak ada sambel yang merangsang selera

Jangan kira kemuliaan berada di dalam kaca
membiru jauh di batas mata yang menyerah
kita mesti temukan aksara-aksara baru
dan membuatnya jadi tangga kearifan.

"Puisi Remy Sylado"
PuisiOrigo Mali
Karya: Remy Sylado

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top