loading...

Borobudur

(1)
Di Borobudur
Hampir tak percaya
Arca-arca Buddha
Tanpa kepala

Tinggal gembung
Di tempatnya
Diam terkungkung
Jagad yang tua

Kau menebak
Penuh murka:
Ini seloka
Atau realita?

Kulihat saja
Pedagang Jawa
Kaum turis
Berpariwisata

Warung dan restaurant
Sedia pula
Hotel dan pasar
Di bawahnya

(2)
Pegunungan
Di selatan
Raksasa pulas
Sepanjang zaman

Apa pula
Kau jaga
Bila napsu
Menghanyutkan raga?

Jiwa lena
Dalam alpa
Nglumpruk
Di pusarannya!

Arus hidup
Tambah deras
Kita pun kuyup
Bisakah bebas?

Mana raga
Mana jiwa
Sukma terlindas
Di jalan-jalan raya

(3)
Bukan samadi
Atau tafakur
Di lembah Dagi
Kita ngluyur

Ke mana kau
Akan mencari
Dalam risau
Di terik hari

Tatkala rindang
Pohon Boddhi
Rebah dan tumbang
Tak ada ganti

Tidakkah tinggal
Di dalam diri
Di luar khayal
Sebuah candi

Kembang Tunjung
Mekar sekali
Harum dan ranum
Suatu pagi?

(4)
Ada versi lain
Kecuali pusat
Perbelanjaan
Barang kerajinan

Ada arti lain
Kecuali hakikat
Bangunan suci
Yang diperdagangkan

Tempat samadi,
Ritus kerajaan,
Kraton sejati,
Ataukah makam?

Warisan ganti
Ajang penghiburan
Padamlah api
Korban pencucian

Ada tak terpaut
Dalam timbangan
Kecuali perut
Penghasil income

(5)
Jamur dan waktu
Bagai benalu
Tumbuh subur
Menggerogoti batu

Kepalamu
Hatimu
Sikapmu
Pandanganmu

Yang kaku
Terlepa semen
Beton bertulang
Tidakkah kau tahu?

Coba tunjukkan
Pohon bujursangkar
Daun trapesium
Bunga limasan

Kecuali bundar
Lonjong panjang
Luwes dan lentur
Warna bergantian

Benjolan-benjolan
Kepribadian

"Linus Suryadi AG"
Puisi: Borobudur
Karya: Linus Suryadi AG

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Yang Paling Populer

Post a Comment

loading...
 
Top