loading...

Doa

Jalanlah dalam terang
jalanlah dengan lapang
jangan terusik oleh sesal
terlambat dilepas oleh
mereka yang tertinggal
tanggalkan relung-relung kenangan
kisah yang setengah ingat
harapan yang setengah dapat
maafkan, bila telah lalai, kita
mendampingi, membisikkan
bekal untuk perjalanan
yang sangat jauh

Jalanlah dalam terang
jalanlah dengan lapang
ke istana mimpi dalam kekal
ketiduran
dengan cita rasa harapan
dengan cinta sempurna
dalam renungan
yang paling dalam

Satu tetes air mata
menutup sejarah
yang tidak terungkap lagi
kedalamannya – penjabarannya
yang terpadu, jadi terurai
yang terikat cerai-berai
yang mantap berserakan
yang tangguh tak dapat lagi
diharapkan

Lupakan saja
tali-temali melekat
yang tidak ikhlas melepas
hanya membiarkan
simpul-simpul semakin menjerat
hiruk-pikuk
huru-hara kehidupan –
semakin sesat dalam lengang
sepi dan hampa
yang belum kentara, belum bermakna
tapi akhirnya
merangkul pergi

Relakan kita-kita ini
yang kurang setia, kurang mesra
kurang peduli mencinta
hanya mampu menata
kenangan semakin indah
menutup sejarah
yang tidak terungkap lagi
yang telah gagal kita rengkuh
telah sampai pada
kelengkapan yang paling utuh
jalanlah dalam terang,
jalanlah dengan lapang,
dalam kelengkapan
tujuan.

"Puisi Toeti Heraty"
Puisi: Doa
Karya: Toeti Heraty

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Puisi Lingkungan Jakarta

Post a Comment

loading...
 
Top