Meulaboh

Tiba di kotamu dalam deras hujan
dermaga kecil di ujung kedai telah sepi,
nelayan menggulung tali,
Meulaboh, tempat puisi pernah berlabuh
kita baca bersama bertahun lampu
saat melintasi masjid kecil
dalam gumam ratib

Aku datang lagi,
seperti juga dulu,
melewati geureute,
menggapai calang
di Teunom, banjir menggenang
Desember selalu mengantarkan hujan
pelaminan mengapung begitu saja
pengantin senyum menerima restu
aku di situ, tanpa lagi bersamamu
tapi kau masih menyisakan rintik hujan di mataku.

12 Desember 2015
Puisi Fikar W. Eda
Puisi: Meulaboh
Karya: Fikar W. Eda

Baca juga: Kumpulan Puisi 4 Bait Bahasa Indonesia

Post A Comment:

0 comments: