Bulan pun Layu
- buat: pelukis kardana -

bulan pun layu
mengenang bayangmu
yang menggenang
di kubangan warna

kau beringsut ke arah kelam
tak pernah tahu
di mana perahu berlabuh
hanya tiang-tiang layar
hampir patah
dan angin garam
mengaduk kalbu

aku menyebut usia senja
kau mengulum senyum
dan kita tahu
jiwa hanya sesuatu
yang hablur
dalam didih waktu

warna ungu menjerit pilu
pada bidang kanvasmu
angin dari pantai selatan
bersuir-suir memanggil jiwamu

aku menemu sisa waktu
menguap dari hidupmu
warna-warna leleh
dalam gairah patah
seperti garis atau gurat
pada kening kelabumu.

2003
Puisi: Bulan pun Layu
Puisi: Bulan pun Layu
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Puisi Sabtu
Loading...

Post A Comment:

0 comments: