Serenade Pantai

buih ombak mendesah
di ujung jemari kakimu
sampan-sampan
tampak murung dan kelam

lelampu di kejauhan tatap mata
diam-diam mencuri
kemilau cahaya dari jiwamu
yang serupa mercusuar
menggoda para nakhoda

helai-helai daun waru menggugurkan diri
cemburu pada rambutmu yang tergerai
di tengah resah angin pantai

di sepanjang malam
kelam beringsut perlahan
kau menyusuri kenang demi kenang
hingga ujung penghabisan kata

aku cemburu pada pita di rambutmu
aku cemburu pada gincu di manis bibirmu
aku cemburu pada goresan hitam di garis matamu
aku cemburu pada pupur tipis di wajahmu
aku cemburu pada bintang-bintang
yang memberkati ubun-ubunmu dengan kilau cahaya

sekaleng bir belum tandas
sebutir pasir tersentuh ujung lidahku
kau tertawa
sembari mencecap segetir kehidupan

aku terdiam
menatap kelam lautan
mengurai masa silam
menerka masa depan
di kedalaman matamu

namun, belum juga
kutemukan jawaban

Puisi: Serenade Pantai
Puisi: Serenade Pantai
Karya: Wayan Jengki Sunarta

Baca Juga: Puisi tentang Pelacur
Loading...

Post A Comment:

0 comments: