Daging

Angkasa luas inilah yang menggelembungkan balon
di kepalaku. Bongkahan planet melayang, seperti gumpalan
dada yang mengerang. “Siapa Anda? Punyakah Anda secebis
kisah tentang dunia? Tolong.”

Tidak. Tak ada kisah
tentang dunia. Kecuali dongeng, semacam konon,
yang diterbangkan oleh sepotong daging di jagat raya. “Ini
bulan, kuserpih dari seratku yang malam. Ini matahari, kubeset
dari kulitku yang siang. Pada keduanya ada gerhana, tempat
kau berpikir tentang tiada.”

Tentang tiada? “Aku manusia! Diriku lahir
karena ada. Siapa Anda? Takkan aku bertanya
kalau di mataku Anda tiada. Takkan aku berkata kalau gugus
galaksi gelap saja. Takkan aku berpikir kalau semuanya
sia-sia. Siapa Anda?”

“Sudah mereka katakan aku cuma dongeng.
Sudah mereka katakan aku cuma konon.
Tapi aku daging. Daging, yang setiap hari engkau telan
engkau muntahkan…”

Payakumbuh, 1997
Puisi Daging
Puisi: Daging
Karya: Gus tf

Baca Juga: Puisi untuk Sahabat Laki-laki

Post A Comment:

0 comments: